This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 16 Juni 2012

Enam Langkah Meningkatkan Potensi Diri


1. Perluaslah wawasan :
Pandanglah kehidupan dengan mata hati Anda. Jangan lihat kondisi Anda saat ini : penghasilan yang pas pasan, bisnis yang masih jalan di tempat, cicilan rumah yang belum lunas, mobil yang sudah tua di garasi rumah, dsb. Tapi, lihatlah diri Anda telah mencapai impian Anda, terlepas kondisi yang Anda alami saat ini. Anda harus punya gambaran mental yang jelas tentang apa yang ingin Anda raih. Gambaran mental ini harus menjadi nafas dalam tiap aspek kehidupan Anda, tiap perkataan, tiap perbuatan, sampai meresap dalam alam bawah sadar Anda. Bergaullah dengan orang orang sukses di bidang yang Anda geluti. Minta saran dan pendapat mereka. Pelajari pola pikir mereka. Bacalah buku buku motivasi dan buku biografi tentang orang orang yang sukses baik di Indonesia maupun di dunia : Di Indonesia ada Tanadi Santoso, Purdie E Chandra, Gede Prama, Ciputra, Bob Sadino, dll. Sedangkan di luar negeri ada Brian Tracy, Bill Gates, Soichiro Honda, Henry Ford, Zig Ziglar, Robert Kyosaki, Sam Walton, Warren Buffet, dll. Dengarkan audiobook atau kaset mereka. Dalam budget pengeluaran Anda tiap bulan, selalu prioritaskan untuk membeli buku dan kaset mereka daripada kebutuhan sekunder yang lain. Malah, secara ekstrim, ada pebisnis yang mengatakan : belilah buku dari pada makanan. Dengan membeli buku, Anda menjadi bisa mencari makanan tiap harinya. Dibanding membeli makanan, yang akan habis dalam satu hari.
2. Kembangkan citra diri yang sehat :
Bagaimana dunia memberikan nilai atas diri Anda, tergantung pada nilai yang Anda berikan pada diri sendiri. Jadi, sangat penting untuk memiliki gambaran yang sehat tentang diri sendiri. Miliki kepercayaan diri dalam tiap perkataan dan tindakan. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri.
Lakukan kebiasaan berikut ini, yang dapat membangun kepercayaan diri :
·  Selalu berjalan 25% lebih cepat.
·  Selalu duduk di barisan paling depan, baik di gereja, mesjid, pertemuan pertemuan, dll
·  Selalu mengemukakan pendapat di forum atau pertemuan.
·  Selalu berpakaian rapi dan sopan.
·  Selalu tersenyum dan mengambil inisiatif dalam berkenalan dengan orang lain.

3. Selalu berpikir dan berkata positif tiap hari :
Banyak sekali ditemukan kasus, orang orang yang memiliki kemampuan, bakat, atau pun kecerdasan yang luar biasa, namun hidupnya biasa biasa saja. Tidak ada yang salah dengan potensi mereka. Jawabannya ada pada “cara berpikir mereka”. Pikiran yang membimbing potensi Anda, lebih penting daripada potensi itu sendiri. Dengan pola pikir yang positif, maka kemampuan, bakat dan kecerdasan Anda akan berkembang, dan “tersalurkan” dengan benar yaitu digunakan untuk memanfaatkan tiap peluang yang ada. Sebaliknya dengan pola pikir negatif, Anda akan menggunakan kemampuan, bakat, dan kecerdasan Anda untuk menemukan “kelemahan” atau hal hal negatif di setiap peluang yang ada. Dan, sebagai hasilnya : Anda tidak mengambil tindakan positif apapun terhadap peluang yang ada.
Untuk membantu Anda membentuk kebiasaan berpikir positif tiap hari, maka bacalah salah satu buku berikut ini secara rutin selama 15 menit tiap harinya :
1. Berpikir dan Berjiwa Besar – David. J. Shwartz
2. Buku buku karya John Maxwell
3. Berpikir Positif – Norman Vincent Pale.

4. Jangan biarkan masa lalu membebanimu. Lepaskan beban masa lalu, dan lanjutkan hidupmu :
Alkisah, ada dua biksu pada suatu perjalanan ziarah sampai ke suatu jalur penyeberangan sungai. Mereka melihat seorang gadis yang sangat cantik, dan bertubuh montok dengan pakaian yang bagus dan rok panjang, sedang berdiri di tepi sungai. Kelihatan sekali kalau ia ingin menyeberang sungai, tapi tidak tahu apa yang harus ia perbuat karena sungai itu dalam dan ia tidak mau mengotori rok panjangnya. Melihat wanita muda ini tampak kebingungan, maka bertanyalah sang biksu senior kepada wanita muda tsb, "apa yang membuatmu tampak kebingungan ? Si Wanita muda menjawab: " Bapak…aku ingin menyeberang ke tepian sungai sebelah sana, namun bagaimana dapat kulakukan tanpa membuat rok panjangku basah ?". Biksu senior dengan tenang, menjawab :"Kebetulan kami berdua juga akan menyeberang ke sana, mari saya gendong Anda menyeberang sungai". Dan, tanpa banyak omong, biksu senior ini, menggendong gadis itu di punggungnya dan menurunkannya di atas tanah kering di seberang sungai.

Kemudian kedua biksu tersebut berlalu untuk meneruskan perjalanannya. Tetapi satu jam kemudian biksu satunya mengeluh : ” Jelas tidak benar untuk menyentuh seorang wanita, itu bertentangan dengan ajaran kita tentang persentuhan dengan perempuan. Bagaimana bisa kau melanggar aturan- aturan untuk para biksu itu? ”

Biksu senior, yang telah menggendong gadis itu, terus berjalan, dan dengan tenang ia berkata, ” Aku sudah menurunkannya di tepi sungai satu jam yang lalu, mengapa kamu masih menggendongnya hingga sekarang ? ”

Kita pun seringkali juga demikian. Kita hingga sekarang, terus menggendong beban berupa kekecewaan, kegagalan, iri hati, dendam, atau pun ejekan teman-teman tentang bentuk fisik, yang terjadi jauh di masa lalu. Seperti halnya pesawat terbang yang tidak dapat tinggal landas karena kelebihan muatan, kita seharusnya meletakkan semua beban tersebut, dan terbang tinggi dalam kehidupan. . .

5. Temukan kekuatanmu dalam situasi paling buruk dalam hidupmu :
Kita memiliki sikap: saya boleh saja jatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi saya tidak akan terus tinggal di bawah sana. Kita semua pasti pernah menghadapi tantangan, atau mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan dalam hidup ini. Anda boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup berkemenangan adalah belajar untuk bangkit dari dalam. Pemenang bukanlah orang yang super, ataupun orang yang hebat, tapi pemenang adalah orang yang bangkit satu kali lebih banyak dibanding kegagalannya.

6. Pilihlah secara sadar untuk berbahagia hari ini :
Kebahagiaan adalah pilihan. Ketika Anda bangun pagi, Anda dapat memilih bersuka cita dan menikmati hari ini atau memikirkan "kondisi ideal" yang tidak dapat Anda miliki atau Anda raih selama ini.... Semua tergantung pilihan Anda. Jika membiarkan keadaan mendikte kebahagiaan Anda, maka Anda beresiko kehilangan damai sejahtera dan berkat Tuhan yang sebenarnya dapat Anda miliki tiap harinya. Sebagian besar orang memiliki kebahagiaan yang "bersyarat". Saya akan bahagia kalau anak saya rangking 1 di sekolah. Bagaimana kalau ternyata anak Anda gagal meraih rangking 1 ? Saya akan bahagia kalau saya dipromosikan di kantor tahun ini. Bagaimana kalau ternyata meleset, dan bahkan teman dekat Anda yang ternyata dipromosikan ? Saya akan bahagia kalau mencapai target pribadi baik dalam bisnis maupuan pekerjaan, dsb. Memang kita harus memiliki harapan, target, impian akan masa depan kita. Karena hal itulah yang akan menjadi semangat dan "bahan bakar" kita dalam menjalani aktivitas tiap harinya. Namun, sebaiknya jangan letakkan kebahagiaan Anda disana. Selalu harapkan hasil yang terbaik, dan di sisi lain, persiapkan mental Anda untuk hal hal yang terburuk. Kebahagiaan bukan terletak pada hasil pencapaiannya, tetapi lebih pada "perjalanan " dalam pencapaian impian kita.

Mulai hari ini, buatlah komitmen dalam diri Anda : "Saya bahagia karena saya ada". Nikmati tiap tarikan nafas Anda, dan tiap aktivitas Anda. Nikmati hidup Anda tiap menitnya, apapun yang terjadi. Dan ketika Anda telah melakukannya, tidak saja Anda akan merasa lebih baik, tetapi juga iman Anda akan mendorong Tuhan melakukan pekerjaan yang ajaib dalam kehidupan Anda.

Cinta Di Antara Dua

Kemarin, sekitar jam 2 pagi dering handphone-ku berbunyi. Ada 2 panggilan masuk yang memang sengaja tidak aku angkat, selain karena nomornya tidak aku kenal, juga aku memang sangat mengantuk sekali saat itu. Merasa diabaikan, sebuah sms hadir dari nomor yang sama mengucapkan “Assalamu’alaikum”.
Sekitar pukul 3, aku membalas sms tersebut dari nomor yang berbeda. Kebetulan, nomor simpatiku habis pulsa. Baru tadi siang aku isi pulsa simpati karena memang khusus ingin menelepon seseorang, namun malah seseorang itu tidak mengangkatnya.
Ternyata, yang meneleponku itu adalah seorang anak remaja berumur 15 tahun. Seorang anak yang sedang galau untuk memilih apakah tetap ke pacarnya atau beralih kepada selingkuhannya. Dia sedang mencintai seseorang yang berbeda dari yang menjadi haknya.
“Salah tidak kak aku mencintai seseorang selain pacarku?”
“Salah!” jawabku tegas.
“Terus gimana kak? Aku terlanjur cinta sama dia. Dia pun mencintai aku. Tetapi dia tidak tahu status aku sebenarnya,” lanjutnya.
Melihat isi sms itu, entah mengapa dadaku bergemuruh hemat. Lamat, bayanganku kembali ke beberapa tahun silam, saat aku merasa begitu sakit saat seseorang mengkhianatiku.
“Aku pernah dikhianati dan rasanya sakit sekali.”
“Lupakan cowok itu, jujur sama dia. Hubungan tanpa kejujuran tidak akan membawa keberkahan.”
“Terus kak sekarang apa yang harus aku lakukan? Aku mencintai mereka berdua!” Emosinya.
“Selingkuh itu semacam ujian. You can pass it or not!” Jawabku.
“Seandainya selingkuhan itu lebih baik akhlak dan sifatnya? Apa aku harus mutusi pacar?”
“Lebih sempurna bukan berarti lebih baik.”
Kemudian pembicaraan kami berlanjut. Hingga di saat itulah aku mengetahui bahwa umurnya masih 15 tahun. Umur yang masih dalam masa galau dalam mencari apa sebenarnya makna hidup. Kami terus berbicara sampai dia membuat sebuah keputusan hendak memutuskan pacarnya.
Entah bagaimana, aku merasa sangat menderita. Aku mencoba menyelami apa sebenarnya yang dirasakan oleh pacarnya itu. Sebagai cowok yang juga tidak sempurna, aku memahami bagaimana rasanya diberlakukan tidak adil. Dinilai secara sebelah mata ketika seseorang telah menemukan yang lebih baik.
Apa makhluk-makhluk bumi memang tidak pernah setia?
Terlalu banyak orang mencari kesempurnaan. Mereka merasa sempurna itu ada di luar mereka. Mereka lupa, kesempurnaan itu bukan dicari, namun dibentuk, dibangun. Kesempurnaan tidak akan pernah dapat ditemukan, karena selalu ada yang lain baik dari yang baik. Itulah gunanya apa yang Tuhan katakan merasa cukup, sebuah nilai keikhlasan dengan semua yang diberikan Tuhan.
Teramat dulu. Seseorang pernah mencari dewasa. Dia tidak menemukan dewasa dalam diriku, sehingga suatu hari dia menemukan dewasa. Aku tidak tahu, apakah dia bahagia dengan dewasa yang dikejarnya setelah dia ditipu oleh mereka yang dewasa. Setelah dewasa beralih kepada cinta yang berbeda.


Jumat, 15 Juni 2012

Berdialog Dengan "SaTu DeTiK"













Pada suatu hari aku duduk
dan menghadapkan hati ini ke hadirat Allah
sambil menyesali rentangan usia yang telah kulalui.
Kupanggil satu detik dari  waktu hidupku.
Aku katakan kepadanya :
(+) Aku harap agar engkau mau kembali lagi kepadaku,
supaya aku dapat menggunakanmu untuk berbuat kebajikan.
(-) Sesungguhnya tidak ada waktu
yang sudi berkompromi untuk berhenti.
(+) Wahai detik......aku memohon,
kembalilah padaku agar aku dapat memanfaatkanmu
dan mengisi kekuranganku pada dirimu.
(-) Bagaimana aku dapat kembali kepadamu,
padahal aku telah tertutup oleh perbuatan- perbuatanmu!
(+) Coba lakukanlah hal yang mustahil itu dapat kembalilah padaku.
 Betapa banyak detik-detik selain kamu yang juga aku sia-siakan ?
(-) Seandainya kekuasaan ada di tanganku,
pastilah aku kembali kepadamu,
namun tiada kehidupan bagiku.
Dan itu terlipat oleh lembaran-lembaran amalmu
dan diserahkan kepada Allah swt.
(+) Apakah mustahil, jika engkau kembali lagi kepadaku,
padahal saat ini engkau sedang berbicara kepadaku ?
(-) Sesungguhnya detik-detik dalam kehidupan manusia,
ada yang dapat menjadi kawan setianya
dan ada kalanya ia menjadi musuh besarnya.
Aku adalah termasuk detik-detik yang menjadi musuhmu
dan yang akan menjadi saksi atas kamu di hari kiamat kelak.
Mungkinkah akan bertemu, dua orang yang saling bermusuhan ?
(+) Aduh, alangkah menyesalnya aku.
Betapa aku telah sering  menyia-nyiakan detik-detik
dalam perjalanan hidupku!
Tetapi sekali lagi aku mohon
sekiranya engkau sudi kembali kepadaku,
niscaya aku akan beramal saleh "di dalammu"
yang pernah aku tinggalkan.
Maka detik itupun terdiam,
tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
Aku pun lantas memanggilnya :
(+) Wahai detik, tidakkah engkau dengar panggilanku ?
Kumohon jawablah.....
(-) Wahai orang yang lalai akan dirinya,
wahai orang yang menyia-nyiakan
waktu- waktunya...........Tahukah kamu, saat ini, demi  mengembalikan
satu detik saja, sesungguhnya kamu telah menyia-nyiakan  beberapa
detik dari umurmu. Mungkinkah engkau dapat mengembalikan mereka
 pula ? Namun aku hanya dapat berpesan kepadamu, "Sesungguhnya 
segala  perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) segala perbuatan yang buruk".
Maka, wahai sahabatku bersegeralah......, beramallah,
bersungguh-sungguhlah, bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau
 berada. Ikutilah perbuatan buruk itu dengan perbuatan baik, niscaya
 perbuatan baik itu akan menghapusnya, dan bergaullah dengan sesama manusia
dengan budi pekerti yang luhur.

Senin, 04 Juni 2012

Melupakanmu









Untuk kali ini, izinkan aku melupakanmu. Aku merasa yang ada pada dirimu tak bisa ku harap lagi. Senyum manjamu, air matamu, kebaikanmu, tatapanmu dan kenangan-kenangan lalu yang semakin bertambah perih jika ku ingat lagi. Aku pun yakin kau ingin aku cepat-cepat berlari dan melupakanmu. Penuh sudah memori fikiranku oleh keluguanmu di awal-awal aku meluluhkan dinding hatimu. Aku tak pernah menghitung jelas tentang langkah perjuanganku dulu, sekuat hati bertahan melawan kebosanan, sekeras baja menghadapi perkataan orang tentang kita.

Tak pernah terpikirkan olehku, setelah kau berjanji untuk sejalan dan berdiri tegak melawan hantaman hidup. Kau meninggalkanku dengan seribu alasan yang tak bisa aku terima. Memang, hidup terkadang tak bisa sperti apa yang kita inginkan dan harus memilih. Kau punya hak untuk mendapat seseorang yang terbaik menurutmu. Terbaik dari yang aku tak punya, terbaik untuk melengkapi semua kelemahanmu, dan mudah-mudahan terbaik sepanjang hidupmu.

Maafkan aku jika membuatmu selalu tersakiti. Katakan saja Ya, aku mengerti benar tentang mu. Yang aku tak mengerti, dimana letak salahku pada waktu itu. Mengapa kau diam, mengapa kau abaikan aku, seperti inikah caramu mencampakkanku?. Aku melawanmu dalam sisi yang berbeda dan kau sendiri tak tahu bagaimana bersikap. Selebihnya aku selalu bertahan, itu semua demi kita, perlu kau tahu cintaku lebih besar dari semua benci yang  kau rasakan.
Tenang sayang, aku tetap seperti air  bagimu atau bagi siapa saja. Kurasa semua tentangmu telah berakhir sekarang. Jujur,baru semalam kau berkata sayang paginya kau tinggalkanku dalam kesepian.

Sempat aku bertanya, kemana dulu ucapan-ucapan mu tentang “besarnya sayangmu padaku,dan kau pun tak mau aku pergi darimu.” Aku ingin mendengarkannya untuk yang terakhir kali. Lalu menutupnya dalam peti mati yang tak akan pernah kubuka lagi.
Haruskah aku rasakan  paranoid dalam cinta? Belajar dari banyak kisah bahwa cinta hanya ada untuk menyakiti. Belajar untuk menyakiti dahulu agar aku tak tersakiti?
Aku bersumpah, aku tak pernah menginginkan itu. Cukuplah aku yang berlinang air mata, tetapi jangan engkau. Kubiarkan engkau datang dan pergi sesukamu, namun jangan larang aku untuk terus menunggumu. Karena aku adalah lelaki malam.
Tahukah kamu apa itu lelaki malam? Sudahkah aku menceritakan kepadamu? Tunggu, nanti aku akan menceritakannya. Tunggulah saat itu agar engkau mengerti.
Di sini, aku terus menunggumu…di malam-malam yang amat pekat di saat orang-orang memanjakan lelahnya.

Menunggu sembari aku meringkuk dalam sepi. Sambil mengucapkan doa agar engkau bahagia. Tak perlu engkau mengeja lagi perasaan hatiku dan meminta maaf karena telah menyakitiku. Sebelum kau berkata itu, aku telah memaafkanmu.
Kejarlah bahgiamu sayang. Aku akan selalu mendukungmu, bahkan jika kelak engkau ingin meruntuhkan langit yang menaungi kita, aku juga akan turut berperang bersamamu.
Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku. Maafkan aku untuk semua salahku dan ijinkanlah aku belajar melupakanmu.

Andaikan aku boleh memilih, aku ingin kita tetap bersama. Menggenggam erat dunia berdua, mengusap seluruh air mata yang jatuh di bumi dan lautan dan tak kubiarkan siapapun menyakitimu termasuk juga aku. Tetapi sudahlah, aku rasa engkau juga sudah tak mau. Ada banyak pria di duniamu kini. Pria yang lebih pantas untukmu daripada aku.
Bahkan jika suatu hari engkau telah berhasil memilih pria yang akan berdiri di sampingmu. Sekalipun pria itu bukan aku, aku tetap akan selalu berpihak padamu selama cinta ini masih di dalam hati.

Atello – Ciputat_2012

Minggu, 27 Mei 2012

Fakta Mengenai Kepastian (renungan)

Memang manusia selalu menginginkan kepastian. Orang rala bayar 70 juta untuk sebuah status PNS.Karena kalo jadi PNS maka sudah pasti tiap bulan mendapatkan gaji. Seorang cewek butuh kepastian dari seorang cowok yang lagi PDKT  dan tidak mau ‘digantung’.Yang pasti-pasti aja lahh.Tapi aku pernah menghakimi dua orang temanku(namanya rahasia..hehe)yang sedang makan bareng kebetulan denganku. Taruhlah namanya Rama dan Sinta.Mereka sudah cukup lama berpacaran. Iseng-iseng aku tanya pada Shinta:
“Hai sin,jika nanti saat umurmu sudah pantas untuk menikah.Sedangkan Rama ini masih nggak jelas dalam arti masih nganggur.Lontang-lantung belum punya kerjaan.Terus ortumu ‘memaksa’ untuk cepat-cepat nikah,karena ternyata ada laki-laki yang sudah mapan,ganteng, pokoknya ideal lah dan dia suka kamu.Maka pilihanmu gimana?Menerima lelaki itu atau tetap dengan si Rama.(aku sengaja memojokan dia dengan imajinasi analog yang mematikan).
Ia menjawab dengan alasan mengikuti ortunya dan jawaban itu begitu semangat. Mungkin dalam hatinya ia berkata: “Kalau ada yang lebih baik dan lebih pasti kenapa tidak”. (inilah sifat dasar manusia, mencari kesenangan dan menjauhi penderitaan...hmm ya sudah lah...hehe..kaya judul laguku...ups promo).
Ya okelah kalo begitu..aku bertanya lagi:
“Sekarang keadaan aku balik, Jika suatu saat ada seorang gadis yang sangat cantik, anak tunggal dari keluarga berada dan sudah sangat akrab dengan keluarga Rama.Lalu kondisi keluargamu sedang kekurangan,sedangkan keluarga Rama sudah ingin segera menikahkan Rama dengan gadis itu.Di tambah lagi ternyata gadis itu juga sangat mencintai Rama.Bagaimana perasaanmu jika jawaban Rama ternyata sama seperti jawabanmu?”
Sinta pun terdiam.Tampak raut wajahnya yang kaget setelah kuserang dengan pertanyaan imajinasiku yg benar-benar mematikan...Coba kalian rasakan....hmm...!!!

Sebuah Potret Buram Bernama Kerja Keras

Jika kalian terlalu sibuk dengan apa yang kalian lakukan, maka kalian hanya akan menjadi robot bernama manusia. Terlalu sibuk sampai-sampai lupa untuk apa sebenarnya kesibukan yang telah kalian lakukan. Terlalu sibuk sampai-sampai tak tahu tujuan hidup.Kebanyakan orang hanya menuruti persepsi masyarakat yang sudah terlalu melekat dala memori pikiran. Aku bisa memaklumi hal ini. Karena realitasnya memang demikian.Akan menjadi sangat wajar jika pendapat sekelompok orang yang mayoritas itu dianggap sebagai suatu ‘kebenaran’.Akan tetapi, cobalah melihat dengan  lebih jernih.
Apa yang dihasilkan dengan pola kerja keras yang ditawarkan sebagai ‘kebenaran’ itu? Jelas seperti yang kalian lihat di sekeliling. Kebanyakan orang disibukkan untuk mencari simbol kebahagiaan.Ironis,karena apa yang kebanyakan orang kejar hanyalah simbol belaka.Jauh dari kualitas hidup yang sebenarnya ingin dicapai. Terlebih lagi coba tengok, jika kerja keras itu merupakan cara satu-satunya untuk memperoleh kekayaan,kesuksesan, dan kebahagiaan. Tapi mengapa justru hal itu pula yang menjadi biang kejenuhan, kebosanan, stres yang teramat sangat. Kehidupan remaja kini juga terkena imbasnya. Tingkat stressbegitu tingginya.Angka kematian akibat bunuh diri meningkat tajam. Sekali lagi karena kebanyak orang gila kerja justru ia tak mendapatkan kualitas hidup yang di idam-idamkan.Tentu sudah sering bukan kita mendengar keluarga hancur gara-gara para orang tua yang gila kerja.Anak-anak terlantar,kurang kasih sayang.Merka kesepian.Pelarianya jelas,kalau tidak ke obat ya ke bawah perut hehehe...(tentu kalian sudah tahu,tak perlu aku jelaskan...ya toh...ya tohh)

Jumat, 25 Mei 2012

Patah

Cinta bukan dasar dari kebahagiaan, tetapi tanpa cinta adalah dasar dari kesedihan.

Kita menikmati kehangatan karena kita pernah kedinginan, kita menghargai cahaya karena kita pernah dalam kegelapan, begitu pula kita dapat bergembira karena kita pernah merasakan kesedihan.

Kesalahan yang membuat Anda sedih lebih baik daripada kebaikan yang membuat Anda congkak.

Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati, cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat. Kesedihan yang cukup untuk membuatmu manusiawi. Pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia.

Mata air kepuasan harus bersumber dari pikiran, orang yang memiliki sedikit pengetahuan mengenai sifat manusia untuk mencari kebahagiaan dengan mengubah apapun selain wataknya sendiri, akan menyia-nyiakan hidupnya tanpa hasil dan melipatgandakan kesedihan yang ingin ia hilangkan.

Cinta mungkin tidak akan berlangsung selamanya, tapi ia akan bertahan. Bertahan begitu lama dan kuat, hingga kita tahu bahwa dia mengkhianati cinta kita.

Kalau kau memusatkan perhatian untuk memberikan cinta, tugasmu akan terasa lebih kecil namun hasilnya besar. Kalau kau memusatkan perhatian untuk mendapatkan cinta, tugasmu akan terasa lebih besar namun hasilnya kecil.

Hal yang tersedih adalah apabila orang yang mendatangi kita pergi berjalan menjauh, dan perasaan kita bertambah sedih seiring banyaknya langkah kaki saat ia meninggalkan kita.

Kita akan tetap saling mencintai apabila kita dapat menerima setiap perubahan.

Aku hanya duduk termenung menanyakan kedalam hati tentang sinar yang datang dan menerangi hatiku walaupun samar-samar.

Tidak usah menangisi kepergiannya. Dia tidak akan melihatku berdiri tertegun melihatmu, sekalipun hanya sedetik, karena engkau telah pergi meninggalkanku dan tidak akan kembali kepadaku selamanya.

Yang berlalu biarlah berlalu, karena bagaimanapun semua telah berakhir. Biarkan semuanya tenggelam bersama matahari.

Allah tidak akan mengambil sesuatupun dari mahluknya,kecuali Dia akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik.

Cintailah sesuatu yang kamu cintai sekadarnya saja, karena bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi sesuatu yang kamu benci; Dan bencilah sesuatu yang kamu benci sekadarnya saja, karena bisa jadi pada suatu saat nanti ia akan menjadi sesuatu yang kamu cintai.

Kau akan melihat sendiri keceriaan wajahnya jika kau bertemu dengannya seolah kau memberikan kepadanya sesuatu yang kau sendiri memerlukannya.

Tidak ada satu tarikan napaspun yang kau hembuskan, melainkan ada takdir yang dijalankan-Nya pada dirimu. Karena itu, tunduklah pada-Nya dalam setiap keadaan.

Masa lalu dapat kita gantungkan sebagai pajangan, tapi tidak perlu diacuhkan. Kita harus mengurung, melupakan, mengikatnya dengan tali yang kuat agar tidak dapat keluar berlari melihat cahaya.

Cinta adalah 3/4 mimpi mimpi dan 1/4 kenyataan. Mulai timbul masalah kalau kau jatuh cinta pada mimpi mimpi itu, bukan pada kenyataanya. Tapi kau akan menemukan cinta sejati kalau kau jatuh cinta pada keduanya.

Masa lalu dapat kita gantungkan sebagai pajangan, tapi tidak perlu diacuhkan. Kita harus mengurung, melupakan, mengikatnya dengan tali yang kuat agar tidak dapat keluar berlari melihat cahaya.